Persiapan Jalan-Jalan ke Luar Negeri

Assalamu’alaikum

Hello guys~

Ketemu lagi di blog Yuki! *wait ini kan postingan pertama*. Jadi kali ini Aku mau berbagi pengalaman tentang apa-apa aja persiapan yang mesti dilakuin kalo mau jalan-jalan ke luar negeri. Sejujurnya Aku sendiri bukan yang sering jalan-jalan ke luar negeri juga sih, tapi pengen berbagi sedikit pengalaman aja.

Pengalaman pertamaku keluar negeri tu waktu masih bocah, aku nggak ingat kelas berapa yang penting udah masuk SD. Dulu karena masih kecil, jadi aku masih tergantung banget sama orang tua, dan persiapan ke luar negeri diurusin ortu semuanya. Ngomong-ngomong tentang bocah ke luar negeri, aku jadi ingat artikel ini, berani bener bocah traveling sendirian. Oh ya, pengalamanku ke luar negeri juga gak jauh-jauh banget sih, masih yang deket-deket aja, kayak Malaysia atau Singapura.

Baiklah, mungkin langsung aja ya, oiya karena pengalamanku sedikit, mungkin tips atau persiapan versi aku bisa dibilang tingkat newbie :’) jadi mohon maklum *duh padahal tadi katanya langsung aja*

1. Paspor

Ini syarat pertama dan paling penting! yaiyalah ya kan ke luar negeri. Untuk persyaratan mungkin lengkapnya bisa di cek disini. Semua berkas persyaratan difotokopi dan untuk KTP fotokopinya bukan timbal balik. Untuk mengantri, sekarang udah lebih mudah dengan adanya layanan antrian online. Curhat dikit nih, kalo dulu, ngantri buat bikin paspor ni sejak pagi-pagi buta, walopun kantor imigrasinya belum buka tapi antriannya udah panjang, bersyukurlah sekarang kita bisa atur antrian lewat hp aja :’). Aplikasi antrian paspor ini tersedia untuk android dan dapat diunduh via playstore di link ini. Namun sayangnya aplikasi ini belum tersedia di app store. Tapi tenang aja, teman-teman pengguna iPhone bisa mengambil antrian via website.

Untuk menggunakan aplikasi, pastikan sudah mendaftar dulu. Enaknya pake aplikasi antrian ini kita bisa pilih di kantor imigrasi mana mau mengurus pembuatan paspor dan jam berapa mau datang. Kita juga bisa mengambilkan antrian untuk orang lain. Sayangnya mengambil antrian online ini hanya dibatasi sampai 5 kali, jadi harus digunakan baik-baik *btw akunku udah dipake ambil antrian lebih dari 5 kali, jadi udah gak bisa di pake :(*. Bukti antrian paspor ada dua, ada yang berupa QR code ada yang dalam bentuk PDF. Untuk jaga-jaga sebaiknya bukti antrian ini difotokopi. Biasanya lama pembuatan paspor adalah 3 hari kerja, namun jika permintaan pembuatan paspor sedikit, paspor bisa selesai lebih cepat. Waktu ngambil paspor yang udah jadi, biasanya kita nunjukin bukti pembayaran, jadi bukti pembayar jangan lupa di-keep ya.

Screenshot_2018-05-19-13-01-14
Gini penampakan form permohonan antrian paspor secara online

Btw, di beberapa kantor imigrasi yang pernah kudatangi, petugas memberi toleransi untuk pemohon pembuatan paspor yang telah lanjut usia, jadi walaupun tidak mengambil antrian online tetap diperbolehkan masuk. Tapi gak tau ya, apakah akan diberlakukan terus menerus atau kemudian hari memang harus antri online sepenuhnya. Terus kalau mau ngambil antrian online, jangan ditunda-tunda. Pengalamanku, karena nunda ngambil antrian, ternyata kuota penuh, dan harus menunggu minggu berikutnya.

Selama di luar negeri paspor ini wajib dibawa kemanapun pergi. Karena paspor berguna sebagai tanda pengenal kita.

2. Rencana Perjalanan

Menurutku ini juga penting, apalagi kalau baru pertama keluar pergi dan tanpa tour guide. Kalau bisa buat rencana perjalanannya sambil liat peta, jadi kalau ada lokasi wisata yang saling berdekatan, kan bisa sekalian dikunjungi. Selain itu perhatikan juga biaya untuk mencapai tujuan wisata tersebut, pilihlah lokasi wisata yang sesuai dengan budget. Kalau aku suka yang gratisan sih, wkwk.

3. Tiket Sepawat Pesawat (Kalau bisa pulang-pergi)

Ini udah pastilah yaaa, hehehe. Di jaman yang udah serba canggih ini, kita bisa beli tiket pesawat secara mandiri. Apalagi aplikasi penyedia tiket pesawat semakin banyak. Awalnya kuingin membeli tiket dari website maskapai penerbangan yang akan kunaiki, tapi setelah bertanya sana-sini aku memutuskan membeli tiket via aplikasi tr*velok*. Disamping kemudahan dalam membayar, diaplikasi ini banyak promo, dan setiap membeli tiket kita bisa mendapatkan poin. Kalau aplikasi lain aku belum coba, gak tau kalau besok XD.

3. Booking Hotel

Ini buat teman-teman yang gak punya kenalan di negara tujuan. Kalaupun gak booking, bisa aja sih pas sampe negara tujuan langsung cari hotel terdekat, tapi untuk berjaga-jaga, mana tau nanti kamarnya full atau harganya gak sesuai dengan kantong, tentu booking kamar sebelum berangkat adalah pilihan terbaik. Untuk booking, teman-teman bisa pake tr*velok* ataupun a*oda, tapi aku sendiri belum pernah coba karena liburan kemarin menginap dirumah sepupu.

4. Kendaraan ke Bandara

Kalau punya kendaraan pribadi, aman aja sih. Tapi kalau nggak ada, bisa pinjam juga. Selain itu bisa pake kendaraan umum, seperti bus, kereta, atau menggunakan layanan transportasi online. Kalau untuk daerah Padang, kendaraan umum untuk ke bandara ada mini bus yang biasanya mangkal di depan stasiun Simpang Haru dan juga kereta yang jadwalnya bisa di cek disini.

5. Belajar budaya, bahasa, dan sistem transportasi negara tujuan

Kalau liburan mandiri tanpa ditemani tour guide, hal ini harus diperhatikan. Jangan sampe waktu di negara tujuan kita malah dicap gak sopan. Terus kalau ngerti bahasa sana, pas belanja kan jadi bisa nawar, hehehe. Kalau di Malaysia, sistem transportasinya ada macem-macem, mulai dari bus, LRT, taxi, terus juga ada layanan transportasi online kayak grab *sebenarnya ada banyak, tapi yang bisa disebut cuma ini*. Bahkan busnya ada yang gratis kalau di Kuala Lumpur, namanya bus GO KL yang warna ungu dan punya 4 macam rute. Sayang sekali waktu ke sana aku gak sempat ngerasain naik bus GO KL, karena rombongan waktu itu cukup banyak dan waktu kita juga terbatas. Kalau udah paham sistem transportasi negara tujuan, perencanaan perjalanan kita bisa lebih matang. Selain itu resiko tersasar juga lebih kecil.


Yak kalau dari aku mungkin itu aja dulu persiapannya, walaupun mungkin versi temen-temen yang lain bisa berbeda. Oiya, kalau tulisanku masih jelek, mohon maaf ya, soalnya aku baru dan masih belajar nulis :’). Semoga tulisanku bermanfaat. Terima kasih telah berkunjung ^^.

 

Iklan